Mempercepat kinerja komputer

1. Backup
Backup, berfungsi mengcopy program jadi apabila program terhapus tidak usah bingung karna sudah ada backupnya.
Caranya :

Klik: start > program > Accessories > system tools > backup

Tampilan Microsoft Backup

Klik Next untuk melanjutkan system Backup, maka akan tampil jendela berikut :

Kemudian Pilih Backup files and setting untuk membackup file
Dan Restore files and setting untuk mengembalikan data ke setting awal
Kemudian klik Next..

Pada tampilan berikutnya pilih Let me choose what to Backup, kemudian klik Next..

Kemudian pilih item yang akan kita Backup misalnya drive C, lalu klik Next.., maka akan tampil jendela berikutnya, pilih drive tempat data yang akan di Backup. Kemudian klik Next ..dan terakhir finished

Maka akan tampil proses backup data,tunggu sampai selesai, Klik Finish dan Close.

2. Disk Cleanup
File-file yang telah kita hapus, sebenarnya masih terdapat pada Recycle Bin dan History di windows, karenanya file sampah ini harus dibuang secara permanen, agar tidak mengganggu kecepatan komputer kita.
Untuk menjalankan program Disk Cleanup, ikuti langkah-langkah berikut :
Klik: start > program > Accessories > system tools > Disk Cleanup
Maka akan tampil Dialog berikut :

Klik OK untuk melakukan proses membersihkan file sampah secara otomatis, dan akan tampil proses pemilahan file, lihat Gbr.

Beri Checklist
Pada File yang terdapat
Kapasitas file sampah

Kapasitas File
(Satuan yang terisi KB)

KLik OK untuk meneruskan
proses pembersihan

Ket: angka 0 KB berarti Bersih dari File sampah

3. Scan Disk
Banyaknya kasus kerusakan data atau sistem berasal dari tidak beresnya harddisk. Entah hanya karena terfragmentasi atau adanya bad sector. Nah penyebab terakhir itu memang merepotkan, karena data yang ditulis pada sector seperti itu akan rusak. Windows memiliki scanDisk yang mampu mengecek integrasi data yang tersimpan di hard disk. Program kecil ini juga mampu mengidentifikasikan bad sector atau masalah lainnya pada hard disk, dan bila mungkin juga memperbaikinya.
Untuk menjalankannya :
- Bukalah Windows Explorer
- Klik Kanan pada Drive yang akan anda Scan / Check keadaan Sectornya
- Pilih Properties, maka akan tampil Dialog Berikut dan Pilih Tab Tools
- Klik Pada Tombol Check Now

- Klik Start, maka Program akan
otomatis mencheck data yang-
ada pada sector Harddisk ……

Untuk memperbaiki secara otomatis beri checklist pada automatically system errors
Dan untuk memindah file yang terdapat pada Bad Sector beri Checklist pada Scan for and attempt recovery of ad sector.

Catatan : Apabila diberi tanda Checklist pada kedua pilihan tersebut proses Scan disk akan terjadi pada saat anda merestart Komputer anda.

4. Disk Defragmenter

Setelah menginstal sebuah program file penginstalan sering terpecah ke berbagai sectordi dalam hard disk, ini disebut fragmentasi. Efeknya kinerja komputer dan si program akan melambat.
Begitu juga saat menghapus serangkaian file, sector di hard disk akan terlihat bolong-bolong. Loading program pun tersendat.
Itulah guna Defragmenter. Tools Disk Defragmenter mampu menyusun kembali sector tersebut. Sehingga berderetan rapi. Hasilnya kinerja komputer pun optimal

Ada 2 Cara untuk menuju Proses Defragmenter
1). Klik: start > program > Accessories > system tools > Disk Defragmenter
2). Masuk ke Windows Explore > Klik Kanan pada Drive yang akan di Defragmenter > Pilih Tools Dan Klik Defragmenter
Tampilan Defragmenter

Klik Defragment untuk memulai proses Defragmenter, dan tunggu hingga prosesnya selesai.

5. System Restore
Sistem ini biasa digunakan untuk mengembalikan kestabilan windows pada saat terakhir kali anda mem-backup-nya
Cara menjalankan System Restore
Klik: start > program > Accessories > system tools > backup
Pada tampilan Microsoft Backup Klik Next
Pilihlah jenis Restore files and settings
Akan tampil Dialog berikut :

Klik Next untuk melanjutkan
Terakhir Klik Finish, maka Data file yang telah anda backup akan kembali pada posisi semula folder/file tersebut di backup.

Perhatian : Jangan menggunakan program ini untuk sekedar coba-coba, karena bisa mengakibatkan file yang anda miliki sekarang akan hilang dikarenakan file backup yang kembali kemungkinan akan menindih file yang ada sekarang
Gunakanlah pada saat anda memang memerlukan file backup anda kembali.

Bagikan melalui:
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • Blogplay
  • FriendFeed
  • LinkedIn
  • Live
  • MySpace
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • Twitter
  • Yahoo! Buzz

Beri Komentar

Spam protection by WP Captcha-Free

Free WordPress Themes Design by New WordPress Themes | Thanks to Insurance and Home Insurance